Satgas Gugus Tugas Kota Ambon Lemah Dalam Penanganan Varian Omicron.

- Publisher

Friday, 11 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM –Ambon.’-Penyebaran virus covid-19 varian omicron terus meluas di indonesia lebih khususnya di Kota Ambon hal ini membuat kurangnya pencagahan oleh tim gugus tugas covid -19 Kota Ambon.

Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Ambon Morits Tamaela mengatakan Pemkot Ambon dalam hal ini Tim Satgas Gugus Tugas Kota Ambon lemah dalam penanganan penyebaran varian omicron covid -19, tidak seperti penanganan varian covid -19 sebelumnya, ujar Tamaela dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan Kota Ambon, Jumat (11/2).

Kata Tamaela, tidak ada langka yang begitu ekstra dari Pemkot Ambon seperti sebelumnya, karena ini biasa -biasa saja

Kolaborasinya pada gugus kalau Dinas Kesehatan dari segih pemanganan dan pencegahan tapi yang membuat regulasi untuk penanganan konfrensif akan pada gugus

“Kita lihat kurang serius, tidak ada kordinasi tingkat Desa, Kelurahan dan Negeri dan itu biasa -biasa saja dan ini sangat berbahaya bagi warga di Kota Ambon”.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan Satuan Gugus Tugas covid -19 Dinas Kesehatan Kota Ambon tugas dan fungsi cuma ada tiga, testing sebanyak mungkin, tracking kemudian treatment semua suda di lakukan oleh gugus tugas Dinas Kesehatan.

Bayangkan kalau tidak testing dan tracking diam -diam satu kali meledak semua sakit, rumah sakit tidak tertampung petugas bisa oulaps

Suda 1.93 kasus dan pasien 120 di rumah sakit, 35 di isolasi terpusat, sisanya isolasi mandiri. Yang terpusat tidak ada gejala, dia ringan atau komorbid atau lansia yang di isolasi terpusat

Pasien di rawat di semua rumah sakit di Kota Ambon yakni RS Leimena, RS Latumeten, RS Haulusy, RS Angkatan Laut dan RS Bayangkara kecuali Rumah RSKD yang nanti rawat pasien jiwa yang positif tapi tidak ada

Untuk di ketahui obat untuk pasien itu sampai bulan april dan untuk vaksin cukup.(red)

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 211 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru