Infomalukunews.com,Dobo- Setelah menerima calon Investor dari Indonesia pada Selasa 27/01/2026 kemarin. Kini Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, kembali menerima kunjungan rombongan investor asal China dan diterima di ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026).
Dalam Pertemuan tersebut banyak hal yang di bahas tentang rencana investasi di sektor perikanan di Kabupaten Kepulauan Aru.

Dalam pertemuan itu, turut dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aru dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.
Dalam pembicaraan para investor menyampaikan ketertarikan untuk menanamkan modal di sektor perikanan Aru yang dinilai memiliki potensi besar.
Meski nilai investasi belum diungkap secara rinci, minat investor China tersebut disebut cukup serius untuk menggarap potensi kelautan dan perikanan di wilayah kepulauan terluar itu.
Bupati Thimotius Kaidel menyambut baik rencana investasi tersebut.
Menurut Bupati masuknya investor akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah, baik dari sisi peningkatan pendapatan daerah maupun penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Investasi, bagi Bupati, bukan hanya soal pendapatan daerah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Aru. Ini peluang yang akan dimanfaatkan pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru terbuka terhadap investasi yang sejalan dengan potensi daerah dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi Aru.
Bupati Kaidel juga menyampaikan harapan agar rencana investasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata.
Audiensi dan menemani calon investor perikanan. Semoga bermanfaat bagi pembukaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi di daerah,”
Sementara itu hasil jajak pendapat di Media sosial Facebook masyarakat kabupaten Kepulauan (Netizen) secara mayoritas 97% menyambut baik investasi perikanan di kabupaten Kepulauan Aru dan hanya 3% saja yang memberikan komentar negatif dalam menyambut investasi di bumi Jargaria tersebut.(IM/DW)





