Progres Pembangunan PLTS Terpadu Wilayah 4 Kepulauan Aru Capai 31,85 Persen, Lima Desa Segera Nikmati Listrik Tenaga Surya

- Publisher

Wednesday, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dobo — Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpadu Wilayah 4 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kepulauan Aru terus berjalan. Hingga Minggu ke-10 periode 14–20 September 2026, realisasi progres pekerjaan secara keseluruhan telah mencapai 31,85 persen, dari target rencana sebesar 37,71 persen.

Perkembangan tersebut disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Aru melalui siaran pers tertanggal 22 September 2026.

Proyek PLTS Terpadu Wilayah 4 tersebut dikerjakan oleh Kerja Sama Operasi (KSO) PT Gerbang Multindo Nusantara – PT Graha Fatta dan mencakup pembangunan PLTS di lima desa.

Kelima desa tersebut yakni Desa Warialau dengan kapasitas 161,7 kWp, Desa Jambu Air 138,6 kWp, Desa Warabal 138,6 kWp, Desa Lola 77 kWp, dan Desa Karawai 107,8 kWp.

Setelah pembangunan rampung, PLTS tersebut diproyeksikan dapat menerangi ribuan rumah tangga di lima desa dengan memanfaatkan sumber energi bersih dan berkelanjutan.

Berdasarkan laporan Minggu ke-10, progres di masing-masing lokasi tercatat sebagai berikut:

Desa Warialau: realisasi 36,99 persen, rencana 37,88 persen, deviasi -0,89 persen.

Desa Jambu Air: realisasi 36,69 persen, rencana 37,63 persen, deviasi -0,94 persen.

Desa Warabal: realisasi 28,35 persen, rencana 38,08 persen, deviasi -9,73 persen.

Desa Lola: realisasi 26,40 persen, rencana 37,47 persen, deviasi -11,07 persen.

Desa Karawai: realisasi 26,86 persen, rencana 37,26 persen, deviasi -10,40 persen.

Secara keseluruhan, progres proyek berada pada angka 31,85 persen, sementara target rencana mencapai 37,71 persen, sehingga terdapat deviasi sebesar -5,85 persen.

Diskominfo Kepulauan Aru menyebutkan, progres pembangunan di Desa Warialau dan Desa Jambu Air relatif sesuai jadwal. Sementara itu, pekerjaan di Desa Warabal, Desa Lola, dan Desa Karawai mengalami keterlambatan yang lebih signifikan dibandingkan rencana.

Keterlambatan tersebut terutama terjadi pada tahapan pekerjaan sipil power house serta pengiriman material ke lokasi.

Pihak KSO pelaksana menyatakan akan melakukan percepatan pekerjaan pada minggu-minggu berikutnya untuk mengejar ketertinggalan progres.

Adapun sejumlah pekerjaan yang telah dilaksanakan selama Minggu ke-10 meliputi pembersihan dan perataan lokasi di Desa Warialau, pengecoran pondasi dan sloof power house di Desa Warialau, Warabal, Lola, dan Karawai.

Selain itu, dilakukan pula pekerjaan galian dan pembesian pondasi mounting modul panel surya (PV) di beberapa lokasi, persiapan penyediaan air bersih di Desa Warabal, serta pengiriman sejumlah material pendukung.

Material yang dikirim antara lain panel PV, tiang jaringan tegangan rendah (JTR), penangkal petir, serta perlengkapan penerangan jalan umum (PJU).

Memasuki Minggu ke-11, pekerjaan yang direncanakan meliputi pekerjaan persiapan, galian pondasi modul PV, pekerjaan sipil power house, pemeriksaan dan pengiriman modul PV, serta pemeriksaan dan pengiriman shelter power house untuk Desa Lola dan Desa Karawai.

Selain itu, akan dilakukan pemeriksaan dan pengiriman sistem baterai serta elektrikal power house.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Aru mengatakan, pembangunan PLTS Terpadu Wilayah 4 merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama Kementerian ESDM dalam memperluas akses listrik berbasis energi baru terbarukan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

“Pembangunan PLTS Terpadu Wilayah 4 ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama Kementerian ESDM untuk memperluas akses listrik dari energi baru terbarukan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik PLN secara memadai,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan proyek tersebut agar dapat diselesaikan sesuai target dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Kami akan terus memantau perkembangan proyek ini agar dapat rampung sesuai target dan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Diskominfo Kabupaten Kepulauan Aru juga mengajak masyarakat dan media massa untuk turut memantau serta mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur energi tersebut demi kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan. (IM-DW)

Berita Terkait

PUTRA MALUKU KEMBALI KE PANGGUNG UTAMA! RUDOLF GLENN PAULUS RESMI DIPERCAYA PIMPIN KODIM 1504/AMBON”
Gubernur Hendrik Lewerissa Lepas Dua Siswa Kalam Kudus Ambon ke OPSI Nasional
Gerindra Maluku Bantah Isu Harta Hendrik Lewerissa Meningkat Usai Jadi Gubernur
Hendrik Lewerissa Pimpin Rapat Perdana HKTI Maluku, Fokus Konsolidasi dan Kepentingan Petani
Rayakan HUT ke-48, Pasar Modal Indonesia Hadirkan Fasilitas Penyimpanan Ikan untuk Nelayan di Ternate
Polisi Pastikan Berkas Perkara Bos Toko Nesta dan Lima Jaya Sampai Persidangan 
TNI Hadir Membawa Manfaat Ekonomi, Bazar Murah Semarakkan HUT ke-81
Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Kepulauan Aru Teguhkan Komitmen Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 16:30 WIT

PUTRA MALUKU KEMBALI KE PANGGUNG UTAMA! RUDOLF GLENN PAULUS RESMI DIPERCAYA PIMPIN KODIM 1504/AMBON”

Wednesday, 23 September 2026 - 15:46 WIT

Progres Pembangunan PLTS Terpadu Wilayah 4 Kepulauan Aru Capai 31,85 Persen, Lima Desa Segera Nikmati Listrik Tenaga Surya

Wednesday, 23 September 2026 - 15:43 WIT

Gubernur Hendrik Lewerissa Lepas Dua Siswa Kalam Kudus Ambon ke OPSI Nasional

Wednesday, 23 September 2026 - 15:40 WIT

Gerindra Maluku Bantah Isu Harta Hendrik Lewerissa Meningkat Usai Jadi Gubernur

Wednesday, 23 September 2026 - 07:49 WIT

Rayakan HUT ke-48, Pasar Modal Indonesia Hadirkan Fasilitas Penyimpanan Ikan untuk Nelayan di Ternate

Berita Terbaru