Perkuat Polri Presisi Berbasis Riset, Polda Maluku dan Universitas Pattimura Teken PKS dan Luncurkan Pusat Studi Kepolisian

- Publisher

Wednesday, 4 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews,com.polda maluku— Kepolisian Daerah Maluku bersama Universitas Pattimura (Unpatti) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus meluncurkan Pusat Studi Kepolisian, Selasa (3/3/2026) pukul 14.00 WIT, bertempat di Kampus Universitas Pattimura, Ambon. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan dunia akademik.

Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri Wakil Kepala Polda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama Polda Maluku, antara lain Karo SDM, Kabidhumas, Kabidkum, Ka SPN, serta Kabagkerma Biro Ops. Dari pihak universitas, hadir Rektor Universitas Pattimura beserta para Wakil Rektor dan jajaran pengelola kerja sama dan kehumasan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pattimura menyampaikan bahwa hubungan kelembagaan antara Unpatti dan Polda Maluku selama ini telah terjalin secara intens dan produktif. Kolaborasi tersebut meliputi berbagai kegiatan akademik, riset, serta pengabdian kepada masyarakat yang mendukung tugas-tugas kepolisian.

Ia menegaskan, penandatanganan PKS ini menjadi tonggak legal formal kerja sama yang sebelumnya telah dibangun secara substantif. Kerja sama tersebut diwujudkan secara konkret melalui pembentukan “Police Corner” atau Pojok Kepolisian di lingkungan kampus sebagai ruang interaksi antara mahasiswa dan institusi Polri.

“Police Corner diharapkan menjadi pusat informasi layanan kepolisian, edukasi kamtibmas, rekrutmen Polri, hingga pencegahan narkotika dan tindak kriminal lainnya. Mahasiswa perlu melihat kepolisian sebagai mitra strategis, bukan institusi yang berjarak dari dunia akademik,” ujar Rektor.

Selain itu, pihak universitas juga berharap adanya dukungan pelatihan dan pembinaan dari Polda Maluku bagi petugas keamanan (security) kampus guna meningkatkan kemampuan deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan.

Sementara itu, Brigjen Pol. Imam Thobroni dalam sambutannya menyatakan bahwa penandatanganan PKS dan peluncuran Pusat Studi Kepolisian merupakan tonggak sejarah penting bagi Polda Maluku dalam membangun Polri yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Ia mengungkapkan bahwa tantangan kepolisian ke depan semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber, dinamika sosial lintas batas (borderless), hingga karakteristik geografis Maluku yang sekitar 97 persen wilayahnya merupakan lautan, sehingga menuntut pendekatan dan strategi penanganan yang berbasis riset dan data ilmiah.

“Keterbatasan personel, termasuk regulasi terbaru yang mensyaratkan penyidik minimal berpendidikan S1, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi,” ungkap Wakapolda.

Menurutnya, Polda Maluku sangat terbuka bagi mahasiswa dan akademisi yang ingin melakukan penelitian, magang, maupun kajian ilmiah terkait kepolisian dan isu sosial kemasyarakatan. Sinergi antara teori akademik dan praktik lapangan diyakini akan menjadi dapur pemikiran strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Bumi Raja-raja.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan PKS dan pemotongan pita sebagai simbol resmi diluncurkannya Pusat Studi Kepolisian Universitas Pattimura. Serta peninjauan lokasi police corner yang berada di gedung perpustakaan universitas Pattimura.

Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi penguatan institusi Polri, pengembangan dunia pendidikan tinggi, serta peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku.

Kolaborasi Polda Maluku dan Universitas Pattimura mencerminkan arah baru transformasi Polri Presisi yang semakin menempatkan ilmu pengetahuan, riset, dan pendekatan akademik sebagai fondasi kebijakan dan operasional kepolisian. Kehadiran Pusat Studi Kepolisian dan Police Corner di lingkungan kampus bukan hanya simbol kedekatan institusional, tetapi juga ruang strategis dalam membangun kepercayaan publik, khususnya generasi muda, terhadap Polri. Sinergi ini menjadi model kolaborasi ideal antara aparat penegak hukum dan perguruan tinggi dalam menjawab tantangan keamanan modern di wilayah kepulauan seperti Maluku.(IM-03)

Berita Terkait

Seleksi Tamtama Polri 2026 di Maluku: 70 Peserta Lanjut ke Tahap Rikkes
Kepemimpinan Awal yang Tegas: Pangdam Pattimura Redam Konflik dengan Pendekatan Humanis
Tak Lepas Tangan, Kodam XV/Pattimura Pastikan Pendampingan Terbaik bagi Kesembuhan Ananda Shakira ​
Audit Inspektorat Dipersoalkan dalam Pleidoi Kasus DD/ADD Tiouw
Halal Bihalal NUSAMBA Perkuat Persaudaraan dan Jadi Simbol Toleransi di Maluku
“Wakil Bupati Terpinggirkan, Istri Bupati SBB Ny Yeni Robayani Asri, Selalu Dominasi, Ada Apa di SBB?”
“Tokoh Perdamaian Maluku–Poso Dilaporkan! Pengacara Maluku Bereaksi Keras Bela Yusuf Kalla”
Polda Maluku Tegas: Oknum ASN Kejaksaan Tersangka Penipuan Segera Dihadapkan ke Penyidik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 04:54 WIT

Seleksi Tamtama Polri 2026 di Maluku: 70 Peserta Lanjut ke Tahap Rikkes

Wednesday, 15 April 2026 - 23:50 WIT

Kepemimpinan Awal yang Tegas: Pangdam Pattimura Redam Konflik dengan Pendekatan Humanis

Wednesday, 15 April 2026 - 22:28 WIT

Audit Inspektorat Dipersoalkan dalam Pleidoi Kasus DD/ADD Tiouw

Wednesday, 15 April 2026 - 12:14 WIT

Halal Bihalal NUSAMBA Perkuat Persaudaraan dan Jadi Simbol Toleransi di Maluku

Wednesday, 15 April 2026 - 10:23 WIT

“Wakil Bupati Terpinggirkan, Istri Bupati SBB Ny Yeni Robayani Asri, Selalu Dominasi, Ada Apa di SBB?”

Berita Terbaru

Promosi

Gerakan Tuntas Anti Korupsi Apresiasi Kinerja DLHP Kota Ambon

Thursday, 16 Apr 2026 - 10:34 WIT