Infomalukunews.com,SBB- Pendukung Bupati Seram Bagian Barat (SBB) La Asri Arman tidak terima menggunakan kata La di nama Asri Arman karna dinilai tendensius. Tokoh Pemuda, Edy Pattiiha menilai tiadak ada unsur penghinaan.
“Terkait penulisan nama seorang pejabat tidak perlu di persoalkan, tidak ada unsur apa-apa disitu,” kata Pattiiha via Watshapp, pada Selasa (18/11/2025).

Ia menambahkan bahwa dijaman Wakil Bupati Haji Husni dan Haji Kadir, juga di tulis hal yang sama, seperti Haji La Kadir SH, dan Bpk Haji La Husni Sos.
“Kalau saat ini di tulis Bapak Bupati SBB La Asri Arman ST. MT, dengan demikian tidak ada yang perlu dipersoalkan, terkecuali ada unsur penghinaan,,! Jadi harus bijak dalam melihat sebuah pemberitaan,, sebagai masukan saja,” ujarnya.
Penolakan mengunakan kala La di nama Asri Arman seperti yang dimuat pada salah satu media lokal terkait “Dinilai Langgar KEJ, Ketua KNPI SBB Sebut Pemberitaan Infomalukunews.com Soal Bupati Asri Arman Provokatif dan Rasis”.
Bahkan media tersebut dengan brutal mengatakan kalau penggunaan nama dan kata La Asri Arman merupakan tindakan propokatir dan merupakan sebuah freming nama salah satu suku di SBB.
Persoalan ini mulai menjadi pembahasan ketika media ini mengangkat berita dengan judul “Buta Dalam Aturan Hukum, Niat Busuk Bupati SBB, La Asri Arman Penjarakan Ida Tomasoa Kandas”(IM-O3)





