Memaknai 7 Syawal Pukana, Gubernur: Semoga Tersiar di Seluruh Pelosok Maluku

- Publisher

Tuesday, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com, Maluku Tengah – Memperingati 7 Syawal Pukana, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, menghadiri Perayaan dengan tajuk “Memaknai 7 Syawal dalam Konteks Budaya Negeri Sebagai Wahana Pemersatu Bangsa”, yang diselenggarakan di Negeri Larike, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku tengah, pada Selasa (08/04/2025).

Hadir juga pada kesempatan itu, Anggota DPR RI Dapil Maluku Saadiah Uluputty, Forkopimda Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah, Bupati Maluku Tengah dan jajaran, Asisten dan Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah, Raja Negeri Larike dan jajaran, Upu Latu se-Jasirah Leihitu Barat,

Sebagai Gubernur Maluku, Lewerissa mengharapkan agar semangat perayaan Pukana yang dilaksanakan hari ini, cahaya dan energinya bisa terpancar ke seluruh Negeri di Provinsi Maluku Bumi Raja-Raja ini.

“Mengapa hal ini menjadi penting bagi saya, Wagub, dan Bupati Maluku Tengah untuk hadir di sini, karena kita boleh membangun gedung, jembatan, infrastruktur dan sebagainya, tetapi jika kita lalai merawat ikatan sosial, memperkuat hubungan silaturahmi pela gandong, maka percuma gedung-gedung dan sarana prasarana, maupun infrastruktur yang dibangun oleh Pemerintah dengan menghabiskan begitu banyak anggaran, yang berasal dari uang rakyat,” tegasnya.

Oleh karena itu dikesempatan yang baik ini, Gubernur menyampaikan kepada basudara di Bumi Raja-Raja baik di Tenggara Raya, Pulau Buru, Kepulauan Aru, Pulau Seram, Pulau Ambon, Pulau-Pulau Lease, Pulau Banda, bahwa “katong samua ini basudara” (kita semua bersaudara).

“Kalau ada perbedaan di antara kita, baik itu sifatnya personal, pribadi atau individual jangan dibawa menjadi persoalan komunal, atau kampung dan sebagainya, kita hidup di negara hukum Indonesia, dimana perangkat hukum itu ada, sistem itu ada, aparatur itu ada, kalau ada perselisihan, kalau ada sengketa, kita harus percayakan hukum untuk menjalankan proses dan mekanismenya, karena ini negara hukum,” tegas Lewerissa.

Sebelum menutup sambutannya, Gubernur mengingatkan sekali lagi serta mengharapkan agar energi dan semangat positif dari Perayaan 7 Swayal Pukana ini bisa tersiar di seluruh pelosok di Bumi Raja-Raja ini. (IM-06).

Berita Terkait

Longboat Mati Mesin dan Bocor, Tiga Warga Kepulauan Aru Dievakuasi Tim SAR
Ketua Fraksi Tual Maju Usul Kendaraan Plat Luar Tetap Bisa Isi BBM Subsidi Asal Pajak Hidup
DPRD Tual Tutup Masa Sidang II, Serahkan 35 Pokok-Pokok Pikiran ke Pemkot
AFIRMASI INDIGENOUS RESILIENCE DI JEMAAT GPM RAMBATU KLASIS KAIRATU
HUT ke-451 Kota Ambon, Hendrik Lewerissa Serukan Ambon Bersih dan Damai
Cepat Tanggap, Bhabinkamtibmas Latdalam bersama Warga berhasil padamkan titik api Karhutla
HUT Ke-451, Wali Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Kebersihan sebagai Budaya
Polda Maluku Perkuat Benteng Ideologi Personel Hadapi Ancaman Radikalisme dan Intoleransi
Berita ini 269 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 21:50 WIT

Longboat Mati Mesin dan Bocor, Tiga Warga Kepulauan Aru Dievakuasi Tim SAR

Tuesday, 8 September 2026 - 20:36 WIT

Ketua Fraksi Tual Maju Usul Kendaraan Plat Luar Tetap Bisa Isi BBM Subsidi Asal Pajak Hidup

Tuesday, 8 September 2026 - 20:29 WIT

DPRD Tual Tutup Masa Sidang II, Serahkan 35 Pokok-Pokok Pikiran ke Pemkot

Tuesday, 8 September 2026 - 18:28 WIT

AFIRMASI INDIGENOUS RESILIENCE DI JEMAAT GPM RAMBATU KLASIS KAIRATU

Tuesday, 8 September 2026 - 18:22 WIT

HUT ke-451 Kota Ambon, Hendrik Lewerissa Serukan Ambon Bersih dan Damai

Berita Terbaru