Konflik Berdarah di SBB, Bupati Asri Arman Diminta Jangan Bingung dan Cuci Tangan

- Publisher

Saturday, 21 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com, Seram Bagian Barat — Bentrokan berdarah antara warga Dusun Ani dan Pawai warga RT 06 Dusun Tanah Goyang Desa Loki kecamatan huamual pada Jumat dini hari (sekitar pukul 01.00 WIT) menjadi sorotan serius publik. Insiden ini menyebabkan hampir 10 orang mengalami luka, baik ringan maupun berat, dan memicu kekhawatiran luas di tengah masyarakat.

Korban luka ringan telah ditangani di Puskesmas Tanah Goyang, sementara korban luka berat dirujuk ke RSUD Piru hingga ke RST Ambon untuk mendapatkan perawatan intensif. Kondisi ini memperlihatkan bahwa konflik yang terjadi bukan lagi skala kecil, melainkan sudah masuk kategori darurat yang membutuhkan perhatian penuh pemerintah daerah.

Di tengah situasi tersebut, sorotan keras justru mengarah kepada Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman. Masyarakat menilai kepala daerah tidak boleh bersikap bingung apalagi terkesan “cuci tangan” terhadap konflik yang sudah menelan korban.

Kata salah satu warga kepada media ini selasa (21/3/26) Bupati harus hadir di garis depan, mengambil kendali, dan menunjukkan tanggung jawab sebagai pemimpin daerah. Sebab, menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab utama pemerintah daerah.

“Bupati jangan bingung dan jangan cuci tangan. Ini sudah ada korban. Harus bertanggung jawab dan turun langsung,” tegas salah satu warga.

Desakan ini bukan tanpa alasan. Warga menilai konflik yang berujung bentrokan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan diduga sudah memiliki bibit persoalan sebelumnya yang tidak ditangani secara serius. Ketidaktegasan dan lambatnya respons dinilai menjadi salah satu faktor yang memperparah situasi.

Selain itu, Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli juga didesak untuk bertindak cepat dan tegas. Aparat kepolisian diminta segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pihak-pihak yang diduga menjadi pemicu bentrokan.

Namun demikian, masyarakat menegaskan bahwa tanggung jawab utama tetap berada di tangan pemerintah daerah, khususnya Bupati sebagai pemimpin tertinggi di wilayah tersebut.

Kekhawatiran akan konflik susulan kini semakin meningkat. Jika tidak ada langkah cepat dan tegas, situasi dikhawatirkan dapat meluas dan kembali memakan korban yang lebih banyak.

Sebagai bentuk tekanan, masyarakat dikabarkan akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati SBB pada Rabu mendatang. Dalam aksi tersebut, mereka menuntut Bupati Asri Arman untuk tidak berdiam diri, melainkan mengambil tanggung jawab penuh atas konflik berdarah yang terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan masih terpantau tegang. Aparat keamanan telah bersiaga, namun belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres SBB terkait penyebab bentrokan maupun identitas para korban.

Masyarakat berharap Bupati tidak lagi bersikap pasif. Kepemimpinan yang tegas dan kehadiran langsung di tengah masyarakat dinilai menjadi kunci untuk meredam konflik dan mencegah jatuhnya korban berikutnya.

“Ini saatnya Bupati bertanggung jawab, bukan bingung atau cuci tangan,” tegas warga.(IM-03)

Berita Terkait

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah
Tiga Tokoh Siap Rebut Kursi Ketua Demokrat Maluku, Siapa Pilihan AHY?
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aru Lakukan Kunjungan Kerja Perdana ke Aru Selatan
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:44 WIT

Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan

Saturday, 29 August 2026 - 12:35 WIT

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula

Saturday, 29 August 2026 - 11:34 WIT

Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei

Saturday, 29 August 2026 - 11:27 WIT

Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual

Berita Terbaru

Daerah

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula

Saturday, 29 Aug 2026 - 12:35 WIT