Kelurahan Siwalima Salurkan 86,25 Ton Beras untuk 2.875 KPM, Warga Diimbau Cek Data DTSEN

- Publisher

Friday, 25 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dobo – Kelurahan Siwalima terus menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada sekitar 2.875 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan tersebut merupakan alokasi rapel untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.

Lurah Siwalima, Mezak Labok, SH, saat berbincang dengan media ini, Kamis (24/9) sore, mengatakan komoditas beras tersebut telah diserahkan oleh Perum Bulog kepada pihak kelurahan sejak 7 September 2026 untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat.

“Untuk periode Juli, Agustus dan September ini, total penerima tercatat sebanyak 2.875 KPM. Setiap KPM mendapatkan jatah 30 kilogram beras, yang merupakan akumulasi 10 kilogram per bulan, sehingga mendapatkan tiga karung beras,” ujar Mezak.

Penyaluran Dilakukan Berbasis RT

Dengan jumlah penerima tersebut, total beras bantuan yang disalurkan kepada masyarakat Kelurahan Siwalima mencapai 86.250 kilogram atau 86,25 ton.

Untuk mengantisipasi kerumunan dan penumpukan warga di kantor kelurahan, proses penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah Rukun Tetangga (RT).

Terkait akurasi data penerima, Mezak menjelaskan bahwa data induk penerima bersumber dari Bulog. Karena data awal hanya memuat nama dan alamat secara umum, pihak kelurahan kemudian menggandeng para ketua RT untuk melakukan verifikasi di wilayah masing-masing.

“Kami menyurati para ketua RT agar mengidentifikasi warga yang namanya masuk dalam daftar penerima. Setelah direkap per wilayah RT, jadwal penyaluran sudah diatur,” jelasnya.

Mezak menegaskan, pihak Kelurahan Siwalima hanya bertindak sebagai penyalur berdasarkan data dan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui Bulog.

Namun, ia tidak menampik adanya dinamika serta ketidaksesuaian antara data penerima dengan kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, terdapat warga yang secara ekonomi sangat membutuhkan bantuan, tetapi belum terdaftar karena dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) masuk dalam kelompok desil yang dianggap mampu.

Sebaliknya, terdapat pula warga yang kondisi ekonominya sudah membaik, namun namanya masih tercantum sebagai penerima bantuan.

“Bagi warga yang secara riil tidak mampu namun datanya tercatat mampu, kami menyarankan mereka untuk memperbarui data kemiskinan melalui Dinas Sosial. Ini penting agar mereka memiliki peluang masuk dalam program bantuan berikutnya,” katanya.

Kelurahan Buka Ruang Pengaduan Data

Mezak menegaskan bahwa pihak kelurahan selalu membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan maupun melakukan koreksi terhadap data penerima bantuan.

Ia juga memastikan proses penyaluran bantuan beras tersebut tidak dibebankan biaya kepada masyarakat dan bersih dari pungutan liar (pungli).

“Bantuan ini murni untuk warga kurang mampu. Petugas tidak boleh menarik pungutan biaya sepeser pun kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih berfluktuasi.

Mezak juga mengimbau masyarakat agar bantuan beras yang diterima dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi keluarga dan tidak diperjualbelikan kembali.

Fasilitasi Pembaruan Data

Bagi warga yang merasa layak menerima bantuan namun belum terakomodir dalam daftar penerima, Mezak mengimbau agar proaktif mendatangi Kantor Kelurahan Siwalima untuk mengecek status data mereka dalam DTSEN.

“Jika kondisi riilnya memang tidak mampu tetapi di data terbaca mampu, kami siap memfasilitasi rekomendasi pembaruan data ke dinas terkait agar ke depan program bantuan sosial bisa semakin tepat sasaran,” pungkas Mezak.(IM-DW)

 

Berita Terkait

Progres Revitalisasi SMAN 27 SBB Capai 70 Persen, Rehab 4 Ruang Kelas hingga Lab dan Perpus
Ekspor 30 Ton Tuna dan Kepiting Maluku Tembus Empat Negara, Nilainya Rp4,25 Miliar
Perjuangkan Nadi Orang Pulau, Daud Tetlageni Temui Gubernur Maluku dan Wali Kota Tual
Progres Revitalisasi SMAN 28 SBB Tembus 56 Persen, Kepsek terima Kasih Bapak Presiden Prabowo, Harapan Kami Berlanjut 2027
Polda Maluku Bekali 76 Personel Jelang Purnabakti, “Siap Pensiun Bahagia dan Produktif”
Bodewin: Rapor Pendidikan Harus Jadi Dasar Perbaikan Mutu Pendidikan
24 SMA di Maluku Terima Program Revitalisasi 2026, Seluruhnya Masih dalam Proses Pengerjaan
Jalan Kilmury Dapat Perhatian, PB AMPERA MALUKU Apresiasi Komitmen BPJN Maluku dan Satker Wilayah II
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 18:20 WIT

Progres Revitalisasi SMAN 27 SBB Capai 70 Persen, Rehab 4 Ruang Kelas hingga Lab dan Perpus

Friday, 25 September 2026 - 16:38 WIT

Ekspor 30 Ton Tuna dan Kepiting Maluku Tembus Empat Negara, Nilainya Rp4,25 Miliar

Friday, 25 September 2026 - 16:36 WIT

Perjuangkan Nadi Orang Pulau, Daud Tetlageni Temui Gubernur Maluku dan Wali Kota Tual

Friday, 25 September 2026 - 16:32 WIT

Kelurahan Siwalima Salurkan 86,25 Ton Beras untuk 2.875 KPM, Warga Diimbau Cek Data DTSEN

Friday, 25 September 2026 - 14:19 WIT

Progres Revitalisasi SMAN 28 SBB Tembus 56 Persen, Kepsek terima Kasih Bapak Presiden Prabowo, Harapan Kami Berlanjut 2027

Berita Terbaru