Keceriaan Lebaran di Tunsai Lewat Lomba Makan Kerupuk

- Publisher

Friday, 20 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Suasana pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Desa Tunsai, Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), berlangsung meriah.

Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Desa Tunsai menggelar lomba makan kerupuk, joget balon, gigi sendok hingga tarik tambang, lomba ini sebagai bagian dari rangkaian kegiatan hiburan bagi masyarakat, Jumat (20/03/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Warga tampak antusias mengikuti perlombaan yang menjadi salah satu tradisi khas usai Lebaran itu.

Gelak tawa dan sorak sorai penonton mewarnai jalannya lomba. Para peserta berusaha menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa menggunakan tangan, menciptakan suasana penuh keakraban dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Lomba makan kerupuk ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga setelah merayakan hari kemenangan. Di tengah kesibukan masing-masing, kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk berkumpul dan saling berinteraksi.

Ketua panitia penyelenggara, Galang Pikauly, mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kebersamaan dan untuk menghibur masyarakat Desa Tunsai usai Lebaran.

“Ini katong (kami) bikin kegiatan hanya untuk bersenang-senang warga masyarakat, baik itu ibu-ibu maupun katong pung ade-ade,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan kuatnya rasa persaudaraan dan kekompakan warga desa.

Menurut Galang, kegiatan sederhana seperti lomba makan kerupuk memiliki makna penting dalam menjaga kebersamaan, sekaligus melestarikan tradisi perlombaan rakyat yang kerap digelar pada momen-momen tertentu.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari tradisi masyarakat Desa Tunsai, serta menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun kebersamaan di lingkungan mereka.(IM-06)

Berita Terkait

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
25.383 KK di Ambon Terima Bantuan Beras, Wali Kota Bodewin: Pastikan Tepat Sasaran dan Jangan Diperjualbelikan
3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini
Sempat Hilang Kontak Saat Melaut, Warga Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kodam XV/Pattimura Rayakan HUT LVRI-PPAD Bersama Masyarakat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 22:13 WIT

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram

Thursday, 13 August 2026 - 22:08 WIT

Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.

Thursday, 13 August 2026 - 18:25 WIT

Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!

Thursday, 13 August 2026 - 14:56 WIT

Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

Thursday, 13 August 2026 - 04:56 WIT

3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini

Berita Terbaru