Kasus Dugaan Penyetrikaan di SMA 40 Ternyata Dilakukan Sesama Siswa.

- Publisher

Wednesday, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews,com. Ambon–Tuduhan terhadap seorang guru SMA 40, yang disebut menyeterika siswanya hingga melepuh dipastikan tidak benar.

Hal itu ungkapkan oleh Ketua Komisi IV Saudah Tethool, kepada wartawan diruang lobi DPRD Maluku, Rabu (19/11/2025).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan Komisi yang turun langsung ke sekolah menyatakan, bahwa luka bakar pada dada siswa tersebut murni akibat tindakan temannya sendiri, bukan perbuatan guru seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.

“Informasi hoaks yang beredar sempat menyebut guru menganiaya siswa menggunakan setrika panas. Namun faktanya, siswa-siswa tersebut sebelumnya membuat tato di dada,” ucapnya.

Guru yang mengetahui hal itu kata Tethool, langsung menegur dan meminta mereka menghapus tato karena melanggar aturan sekolah.

Namun, dalam tegurannya, guru menyampaikan peringatan keras bahwa tindakan tersebut merusak tubuh.

Pernyataan guru tersebut kemudian disalahartikan oleh alah satu teman siswa, yang mana justru mengambil setrika panas dan menempelkannya ke dada korban hingga menyebabkan luka melepuh.

“Hasil penelusuran sangat jelas, tidak ada guru yang menyeterika siswa, luka itu akibat perbuatan teman korban, berita yang tersebar sebelumnya adalah informasi bohong,” tegas Tethool.

Ia menyesalkan, pemberitaan yang tidak akurat dan menilai hal tersebut berpotensi mencelakakan guru yang dituduh tanpa dasar.

Komisi meminta agar siswa terlibat segera memberikan klarifikasi di media untuk meluruskan informasi publik.

“Itu fitnah, nama baik guru telah dicemarkan, klarifikasi harus disampaikan agar kasus ini tidak dimanipulasi lagi,” tambahnya. (IM-06).

Berita Terkait

Polda Maluku Perketat Verifikasi Administrasi Calon Taruna Akpol 2026, Wujudkan Rekrutmen Presisi Berbasis Merit
Ratusan Massa Adat Luhu Datangi Polres SBB, Kapolres Janji Tetapkan Tersangka dan Tahan Pelaku Korupsi ADD/DD-PADes
Kodam XV/Pattimura dan Masyarakat Tanimbar Dukung Pembangunan PSN Blok Masela
Polda Maluku Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Tegaskan Rekrutmen Berbasis Merit dan Bebas Intervensi
Imbang Lawan Maroko, “Tiga Poin Wajib” Tegas Vinicius Jr untuk Brasil
9 Dosa Kades Luhu Dibongkar di Hadapan Bupati SBB, Ratusan Warga Desak Pencopotan Segera!
Wakil Bupati Aru Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXI Maluku 2026, Optimistis Harumkan Nama Daerah
Sidang Kode Etik Bripka Sardi Loilatu Jadi Ujian Propam Polda Maluku, Publik Menanti Putusan Atas Kasus Hilangnya Senpi Di Laala
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 18 June 2026 - 07:58 WIT

Polda Maluku Perketat Verifikasi Administrasi Calon Taruna Akpol 2026, Wujudkan Rekrutmen Presisi Berbasis Merit

Thursday, 18 June 2026 - 05:40 WIT

Ratusan Massa Adat Luhu Datangi Polres SBB, Kapolres Janji Tetapkan Tersangka dan Tahan Pelaku Korupsi ADD/DD-PADes

Wednesday, 17 June 2026 - 16:02 WIT

Kodam XV/Pattimura dan Masyarakat Tanimbar Dukung Pembangunan PSN Blok Masela

Wednesday, 17 June 2026 - 09:46 WIT

Polda Maluku Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Tegaskan Rekrutmen Berbasis Merit dan Bebas Intervensi

Wednesday, 17 June 2026 - 09:11 WIT

Imbang Lawan Maroko, “Tiga Poin Wajib” Tegas Vinicius Jr untuk Brasil

Berita Terbaru