Jaksa Kembali Menahan 7 Tersangka Perusakan Hutan di SBT.

- Publisher

Tuesday, 25 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Infomalukunews,com, Ambon–Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur, telah melakukan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) Perkara Tindak Pidana Kehutanan dari Penyidik PNS Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) Wilayah Maluku dan Papua kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur atas nama Tersangka AB, Tersangka S, Tersangka BT, Tersangka MAT, Tersangka AO, Tersangka MR alias G, dan Tersangka AT alias O.

Hal itu disampaikan Kasi Humas dan Kejati Maluku Ardy, Selasa 25/02/25, dirinya menyebut Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur Ahmad Latupono, S.H., M.H., Fauzan Machmud, S.H., dan Vicky Gusti Perdana, S.H., telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti Perkara Tindak Pidana Kehutanan.

“Peristiwa ini bermula sekira pada tanggal 21 September 2024, saat tim Operasi Pengamanan Hutan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Maluku Papua, melaksanakan kegiatan Operasi Pengamanan Hutan di Kawasan Suaka Alam/Kawasan Pelestarian Alam (KSA/KPA) Sungai Nif Kabupaten Seram Bagian Timur,” jelasnya

Dimana kata Ardy, dari kegiatan tersebut ditemukan adanya aktifitas penebangan dan pengolahan kayu di KSA/KPA Sungai Nif sehingga bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

“Akibat perbuatan tersebut para Tersangka disangkakan melanggar ketentuan Pasal 82 ayat (1) huruf c Jo. Pasal 12 huruf c Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan sebagaimana diubah dalam Paragraf 4 Pasal 37 angka 12 Pasal 82 ayat 1 huruf c Jo,” ungkapnya

Selanjutnya, paragraf 4 Pasal 37 angka 3 Pasal 12 huruf c Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang dan/atau Pasal 87 ayat (3) Jo. Pasal 12 huruf m Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan sebagaimana telah diubah Paragraf 4 Pasal 37 angka 3 Pasal 12 huruf m Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

“Bahwa terhadap Tersangka dilakukan Penahanan Rutan Wahai selama 20 hari dari tanggal 24 Februari 2025 sampai dengan tanggal 15 Maret 2025 . Sekaligus penuntut Umum Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur segera mempersiapkan administrasi guna melimpahkan perkara tersebut pada Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa,” pungkasnya.(IM-06).

Berita Terkait

Di Tengah Efisiensi Anggaran dan Kebutuhan Masyarakat, Bupati SBB Gelontorkan Rp 850 Juta APBD Bangun Kantor Reskrim Polres, Ada Apa?
Kapolda Maluku bersama Pangdam XV/Pattimura Turun Langsung ke Taniwel Redam Situasi Lisabata, Warga Diminta Tidak Terprovokasi
27 Rumah Terbakar dalam Insiden Lisabata-Patahuwe, 4 Warga Dilaporkan Luka
Sidang Dugaan Malpraktik Klinik Kecantikan eReL, Penggugat Ajukan Bukti Tambahan
Wagub Abdullah Vanath Doakan Kafilah Maluku Berlaga di MTQ Nasional ke-31
Wali Kota Ambon Lantik 224 Pejabat, Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publik
Yayasan Bina Desa Lestari Naungi Dua Dapur MBG Di Dobo
Reses DPRD Maluku Berlangsung di Tengah Pembahasan APBD Perubahan 2026
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 18:41 WIT

Di Tengah Efisiensi Anggaran dan Kebutuhan Masyarakat, Bupati SBB Gelontorkan Rp 850 Juta APBD Bangun Kantor Reskrim Polres, Ada Apa?

Saturday, 12 September 2026 - 12:08 WIT

Kapolda Maluku bersama Pangdam XV/Pattimura Turun Langsung ke Taniwel Redam Situasi Lisabata, Warga Diminta Tidak Terprovokasi

Saturday, 12 September 2026 - 12:05 WIT

27 Rumah Terbakar dalam Insiden Lisabata-Patahuwe, 4 Warga Dilaporkan Luka

Friday, 11 September 2026 - 16:49 WIT

Sidang Dugaan Malpraktik Klinik Kecantikan eReL, Penggugat Ajukan Bukti Tambahan

Friday, 11 September 2026 - 16:44 WIT

Wali Kota Ambon Lantik 224 Pejabat, Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru