Infomalukunews.com, Ambon,- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Dapil Maluku, Letnan Jenderal TNI ( Mar) (Purna) Nono Sampono membantah dirinya tidak termasuk pada jajaran Direksi dan Manajemen PT Kawei Sejahtera Mining. Dia sempat kaget namanya diberitakan di salah satu media lokal di Provinsi Banten Kehed News beberapa hari lalu.
“Saya angak kaget beberapa berita menyebutkan nama saya terlibat dalam tambang nikel Raja Ampat”, kata Nono Sampono kepada media Infomaluku.news, Minggu (15/6/2025).
Seperti kita ketahui bahwa PT Kawei Sejahtera Mining adalah salah satu dari empat perusahan pertambangan yang dihentikan operasionalnya oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subiyanto.
Setahu saya PT KWM ( setelah mengambil alih dari pemilik ijin sebelumnya ) mulai beroperasi tahun 2023. Sebagai Dirut pak Freddy Numberi. Saya tidak termasuk pada jajaran Direksi dan manajemennya, tegasnya.
Nono Menegaskan dirinya tidak masuk dalam jajaran Direksi PT KWM. Jadi sekali lagi saya tegaskan saya tidak masuk dalam jajaran Direksi.
Diketahui sebelumnya diberitakan di salah satu media lokal di Provinsi Banten Kehed News diberitakan namanya masuk dalam kasus tambang nikel Raja Ampat, yang ternyata punya PT Kawei Sejahtera Mining Komisaris Utamanya Nono Sampono, Aliyana Pelijaya dan Direktur Utama Fredy Numberi. Ini juga orang – orang sering di pake oleh aguan di sejumlah korporasinya.
Jadi aguan ini rakus sekali dia tidak cukup melahap tanah – tanah rakyat di Banten tapi dia juga melahap nikel – nikel di Raja Ampat.(IM-03)







