Bupati Kepulauan Aru Tekankan Disiplin 238 PPPK Paruh Waktu: Bertugas di Kecamatan dan Desa Jangan Menetap di Dobo

- Publisher

Wednesday, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Ambon – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melaksanakan pengambilan sumpah/janji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tahun 2026. Sebanyak 238 pegawai resmi menerima keputusan pengangkatan secara simbolis.

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 223 tenaga guru dan 15 tenaga kesehatan, yang merupakan hasil penataan tenaga non-ASN tahun 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Aru menegaskan bahwa pengambilan sumpah/janji bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk kesanggupan setiap PPPK untuk menjalankan kewajiban serta menaati berbagai ketentuan yang berlaku sebagai aparatur pemerintah.

Bupati mengingatkan para PPPK agar memahami dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan penuh tanggung jawab, didukung ketekunan, keuletan, komitmen, integritas, serta disiplin yang tinggi.

Menurutnya, menjadi aparatur pemerintah bukan hanya sekadar mencari nafkah bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.

“Jabatan dan kepercayaan yang telah diamanatkan kepada saudara harus dibarengi dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus demi kemajuan daerah tercinta,” tegas Bupati.

Bupati Soroti Disiplin Guru di Lapangan

Dalam sambutannya, Bupati secara khusus menyoroti persoalan kedisiplinan aparatur, terutama tenaga guru yang bertugas di wilayah kecamatan dan desa.

Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman dalam melakukan kunjungan ke sejumlah kampung, masih ditemukan persoalan kehadiran tenaga pendidik di lapangan.

Bupati berharap setelah resmi diangkat sebagai PPPK paruh waktu, para pegawai dapat menunjukkan perubahan dan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

“Yang paling sering ditemui di lapangan adalah guru-guru. Saya mengucapkan terima kasih kepada guru-guru non-ASN yang selama ini telah mengabdi,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan agar persoalan kedisiplinan tidak kembali terjadi setelah pengangkatan sebagai PPPK.

“Jangan hari ini sudah dilantik, lalu besok perilakunya sama lagi. Mudah-mudahan lebih ditingkatkan,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah untuk memperkuat penegakan disiplin aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.

Ia berharap peningkatan disiplin dan kualitas kinerja para PPPK dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung evaluasi pemerintah pusat terhadap keberadaan tenaga PPPK.

PPPK di Kecamatan dan Desa Diminta Segera Kembali Bertugas

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Bupati kemudian memberikan sejumlah instruksi kepada 238 PPPK paruh waktu yang baru diambil sumpah/janjinya.

Pertama, bagi PPPK yang bertugas di kecamatan dan desa, diminta segera kembali ke tempat tugas masing-masing setelah kegiatan pengambilan sumpah/janji selesai.

“Saudara-saudara yang bertugas di kecamatan dan desa saya harapkan untuk segera kembali. Jangan ada lagi di Dobo dan melaksanakan tugas dengan baik,” tegasnya.

Menurut Bupati, penegakan disiplin akan segera dilakukan, termasuk bagi PPPK yang bertugas di Kota Dobo dan wilayah sekitarnya.

Kedua, seluruh PPPK diminta terus meningkatkan kompetensi dan bekerja secara maksimal sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ketiga, Bupati mengingatkan agar seluruh PPPK menjaga sikap, perilaku, dan kode etik sebagai aparatur negara.

Ia meminta para pegawai menjauhi konsumsi alkohol, narkoba, perjudian, serta tindakan lain yang bertentangan dengan ketentuan dan etika aparatur.

Para PPPK juga diingatkan untuk menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

PPPK Diminta Tidak Terlibat Politik Praktis

Bupati juga memberikan penekanan terkait netralitas aparatur pemerintah.

Ia meminta seluruh PPPK menghindari paham maupun aktivitas politik praktis serta sentimen tertentu yang dapat memecah persatuan dan kesatuan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Daerah ini adalah milik kita bersama dan pemerintahan yang ada adalah milik kita bersama,” pesan Bupati.

Selain itu, para PPPK diminta membiasakan pola hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan kantor maupun di tempat tugas masing-masing.

Bupati berharap para aparatur tidak hanya menjadi pelaksana pelayanan pemerintahan, tetapi juga mampu menjadi contoh positif bagi masyarakat.

Dorong Peningkatan Kualitas dan Pelayanan

Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya aparatur merupakan tantangan penting bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.

Karena itu, pengangkatan PPPK paruh waktu harus diikuti dengan peningkatan kompetensi, disiplin, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan.

Ia berharap para PPPK dapat menjalankan amanah tersebut secara sungguh-sungguh sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan tujuan pembangunan daerah dapat tercapai.

Pada kesempatan tersebut, atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Bupati menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh PPPK yang telah mengikuti pengambilan sumpah/janji dan menerima keputusan pengangkatan.

Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan pengangkatan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Sekali lagi, ingatlah bahwa jabatan dan kepercayaan yang telah diamanatkan kepada saudara harus dibarengi dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus demi kemajuan daerah tercinta,” pungkasnya.(IM-DW)

 

Berita Terkait

DPRD Maluku dan Pemprov Tandatangani Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026
LAMBAT, DITRESKRIMSUS POLDA MALUKU DIMINTA SUPERVISI DUGAAN KORUPSI DANA HIBAH RP82 MILIAR PSDKU ARU.
Teguran Menteri PU untuk Evaluasi Jajaran BBWS Citarum, Dirjen SDA Tegaskan Konteks, Jovandri: Jangan Framing Tanpa Fakta
Komisi III DPRD Maluku Bahas Aspirasi Driver Maxim, Pengelola Aplikasi Akan Dipanggil
Kolaborasi SMV Kemenkeu Perkuat Potensi Kemiri NTB Menuju Pasar Ekspor
Pesan Pangdam Pattimura di Tengah Prajurit Kabaresi: Bersyukur, Berprestasi dan Jaga Kehormatan
Bupati Bursel Harap Sekda Dapat Terapkan Core Values ASN Berakhlak 
Prestasi di Piala Panglima TNI, Momen Haru Pangdam Pattimura Angkat Juara Tenis Meja SMP Jadi Anak Asuh
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 09:32 WIT

DPRD Maluku dan Pemprov Tandatangani Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026

Wednesday, 30 September 2026 - 09:29 WIT

LAMBAT, DITRESKRIMSUS POLDA MALUKU DIMINTA SUPERVISI DUGAAN KORUPSI DANA HIBAH RP82 MILIAR PSDKU ARU.

Wednesday, 30 September 2026 - 09:10 WIT

Bupati Kepulauan Aru Tekankan Disiplin 238 PPPK Paruh Waktu: Bertugas di Kecamatan dan Desa Jangan Menetap di Dobo

Tuesday, 29 September 2026 - 14:20 WIT

Teguran Menteri PU untuk Evaluasi Jajaran BBWS Citarum, Dirjen SDA Tegaskan Konteks, Jovandri: Jangan Framing Tanpa Fakta

Tuesday, 29 September 2026 - 13:05 WIT

Kolaborasi SMV Kemenkeu Perkuat Potensi Kemiri NTB Menuju Pasar Ekspor

Berita Terbaru