Infomalukunews.com, Ambon,–Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa peduli rakyat( Ampera Maluku) aksi tersebut digelar pada tgl 25 hari rabu 2025 di depan kantor kejaksaan tinggi maluku sebagai perdana awal mereka membawa panflet bertulisan” tankap dan penjarakan haji samsul b sampulawa” pelaku korupsi tidak bisa di biarkan hidup bebas di muka bumi ini kata mereka
Jenlap bung dhany lessy, yang juga sala satu aktifis HMI jakarta dalam orasinya kami sudah komitmen untuk mengawal kasus ini sampai tuntas apa yang kami sampaikan di hadapan kantor kejati maluku ini adalah bagian dari keresahan masyarkat buru selatan jadi soal hukum jangan main² kami pemuda mahasiswa sebagai spion kontrol dalam mengawal keresahan dan kepentingan masyarakat maluku terkhusus masyarakat bursel dan ini gerakan murni tidak ada tendensi kepentingan dari siapapun melaingkan kepentingan rakyat di atas segalanya dugaan kami benar adanya berdasarkan hasil temuan BPK -RI Maluku kasus yang terjadi pada tahun 2023 sudah seharusnya saudara hji samsul b sampulawa ditetapkan sebagai tersanka karena beliau waktu itu menjabat sebagai kadis linkungan hidup
Lanjutnya kami akan melakukan aksi secara bergilir atau setiap minggu dan selanjutnya akan kami konsolidasi masa lebih banyak lagi intinya sampai saudara haji samsul b sampulawa di tetapkan sebagai tersangkan baru kami puas kejati maluku jangan main2 soal hukum segera bentuk tim infestigasi untuk memanggil saudara hji samsul sampulawa yang saat ini menjabat sebagai plt kepala dinas PU di kabupaten buru selatan ia juga minta bupati la hamidi, S.H. untuk mencopot kadis yang berwatak korupsi itu sehingga bursel bisa kelaur dari zona merah dan tidak lagi di cap sebagai kabupaten rawan korupsi kita mau pemerintahan kali ini harus tegas dan bebas bersih dari masalah korupsi siapapun dia kalau terjerat kasus korupsi maka kami akan kawal sampai tuntas, LSM AMPERA Maluku sudah terbukti menjebloskan orang kedalam penjara jadi jangan kira kami main2 dalam mengawal kasus ini”punkasny.(reed)






