Aliansi Mahasiswa Menuntut Polda Maluku Transparansi Penanganan Kasus AT

- Publisher

Monday, 23 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Maluku, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kepolisian Daerah Maluku, kawasan Tantui, Kota Ambon, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIT.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes dan tuntutan keadilan atas meninggalnya AT (14), yang diduga menjadi korban kekerasan oknum anggota Brimob pada Kamis (19/02/2026) lalu di Kota Tual. Demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian.

Koordinator Lapangan Nobel Salampessy bersama Roni Dakulna dan Ali Anzalta selaku Jenderal Lapangan menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan profesional.

Peristiwa yang menimpa korban terjadi di ruas jalan sekitar kawasan RSUD Maren, Kota Tual. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat mendapat perawatan di RSUD Karel Sadsuitubun sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT.

Korban diduga mengalami kekerasan yang dilakukan oleh Bripda MS, anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor. Terduga pelaku disebut menggunakan helm untuk memukul korban hingga terjatuh dari sepeda motor dan mengalami luka serius.

Dalam orasinya, massa aksi menyampaikan kritik keras terhadap institusi kepolisian serta mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat di wilayah Maluku.

Mereka juga meminta pimpinan kepolisian melakukan langkah tegas sebagai bentuk pertanggungjawaban institusional.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Maluku tengah menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan terduga pelaku.

Sidang tersebut menghadirkan 14 saksi, terdiri dari 10 saksi yang hadir langsung dan 4 saksi melalui sambungan daring, termasuk dua paman dan kaka    k korban. (IM-06).

Berita Terkait

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
25.383 KK di Ambon Terima Bantuan Beras, Wali Kota Bodewin: Pastikan Tepat Sasaran dan Jangan Diperjualbelikan
3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini
Sempat Hilang Kontak Saat Melaut, Warga Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kodam XV/Pattimura Rayakan HUT LVRI-PPAD Bersama Masyarakat
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 22:13 WIT

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram

Thursday, 13 August 2026 - 22:08 WIT

Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.

Thursday, 13 August 2026 - 18:25 WIT

Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!

Thursday, 13 August 2026 - 14:56 WIT

Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

Thursday, 13 August 2026 - 04:56 WIT

3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini

Berita Terbaru