Akhirnya di Lantik Sebagai P3K. Pikauly: Ini Kado Untuk Kedua Orang Tuaku.

- Publisher

Wednesday, 28 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com, Ambon–Kusnady Pikauly, pria kelahiran 26 Desember tahun 1987, di Desa Tunsai, Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) itu merasa haru setelah mengikuti proses pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bagaimana tidak, setelah puluhan tahun ia menjadi honorer di kampus hijau, Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, hingga beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Moethalib (A.M.) Sangadji.

Kini, tepat di tanggal 26 Mei 2025 dinyatakan sah menjadi pegawai setelah dilantik oleh Mentri Agama RI Nasaruddin Umar, secara hybrid, yakni dilakukan secara luring dan daring, yang berlangsung di Aula UIN A,M Sangadji. Senin (26/05/2025).

Pelantikan itu sesuatu yang sudah ada dalam Peraturan Presiden (Perpres), berdasarkan surat dari Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor B-138/DJ.I.III/HM.01/05/2025.

Bung Upick begitu sapaan akrabnya, anak kedua dari enam bersaudarah itu, merasa haru dan bahagia setelah mengikuti proses pelantikan.

Pasalnya, ia berproses tanpa kedua orang tuanya, yang mana kedua orang tuanya telah menghadap yang maha kuasa Allah SWT (Wafat), setelah dirinya masih merupakan pagawai honorer di IAIN Ambon kala itu.

“Alhamdulillah, ini kado istimewa untuk kedua orang tua saya, dan keluarga semua saat ini,” ucapnya penuh syukur.

Menurutnya, selama bekerja sebagai honorer, banyak rintangan dan kebahagiaan yang ia alami saat bertugas.

“Alhamdulillah ya Allah, dengan rasa syukur yang saya dapatkan usai menanti hingga puluhan tahun sebagai honorer,” ujar Upick dengan mata berkaca-kaca.

Dikatakan, pengangkatan sebagai tenaga kerja pemerintah ini sebagai bentuk hadiah yang selama ini diperjuangkan.

“Tadi sangat merasa senang dan haru tersimpan di hati saya,” ujarnya.

Di usia 38 tahun, dirinya bisa mengemban jabatan sebagai pegawai PPPK. la berharap agar bisa mengabdi dengan baik.

“Saya lakukan dengan sepenuh hati, Memanfaatkan sisa waktu yang ada demi UIN A,M Sangadji,” pungkasnya. (IM-06).

Berita Terkait

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali
Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat
Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU
Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori
Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV
Aksi Cepat Sang Jenderal Petarung, Redam Bentrokan Lisabata–Patahuwe di SBB
BNI Ambon Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, Fokus Tingkatkan Kapasitas UMKM
Polda Maluku Perkuat Sispam Kota, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kontinjensi
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 19:36 WIT

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali

Tuesday, 15 September 2026 - 13:00 WIT

Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat

Tuesday, 15 September 2026 - 08:40 WIT

Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU

Tuesday, 15 September 2026 - 08:25 WIT

Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori

Monday, 14 September 2026 - 20:28 WIT

Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV

Berita Terbaru