InfoMalukuNews.com, Maluku SBB — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Pemerintah Pusat mulai menunjukkan perkembangan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku. Salah satu satuan pendidikan yang menerima bantuan tersebut adalah SMA Negeri 28 Seram Bagian Barat yang berlokasi di Jln. Kapitan Sampela No. 28 Tapinalu, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat.
Kepala Sekolah SMAN 28 Kabupaten Seram Bagian Barat Rahim Wally S.pd, Gr Dalam Rilis yang Diterima media InfoMalukuNews.com jumat (25/9/26) Menjelaskan Laporan Perkembangan Pelaksanaan Program Revitalisasi SMAN 28 tertanggal 25 September 2026, progres pembangunan fisik sekolah tersebut telah mencapai 56 persen per 24 September 2026. Bantuan Pemerintah melalui Program Revitalisasi Tahun 2026 tersebut mencakup pembangunan 2 Ruang Kelas Baru (RKB), 1 Ruang Perpustakaan, 1 Ruang Administrasi, serta 1 Unit Toilet.
Pelaksanaan pekerjaan dimulai pada 6 Agustus 2026 yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Imam Dusun Tapinalu, didampingi tokoh masyarakat, Komite Sekolah, serta Kepala Satuan Pendidikan SMA Negeri 28 Seram Bagian Barat. Sebelum pekerjaan konstruksi dilaksanakan, dilakukan pembersihan lokasi dari semak belukar dan penebangan pohon, pembuatan bak air, serta pemasangan jaringan PLN sebagai bagian dari persiapan pekerjaan.
Hingga kondisi lapangan per 24 September 2026, struktur fisik bangunan utama yang meliputi kolom, balok beton dan dinding pasangan bata telah berdiri. Sementara pemasangan kusen pintu dan jendela serta kerangka pendukung masih dalam proses penyelesaian. Area sekitar bangunan juga masih dalam tahap pengerjaan sarana penunjang dan pembersihan material konstruksi.
Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan di SMA Negeri 28 Seram Bagian Barat, sekaligus mengurangi kepadatan ruang belajar serta menyediakan fasilitas perpustakaan, administrasi dan sanitasi yang lebih layak bagi warga sekolah. Sekolah yang berada di wilayah kepulauan dan pelosok tersebut selama ini menghadapi tantangan geografis dalam pemenuhan fasilitas pendidikan yang memadai.
Meski pembangunan tahun 2026 masih berlangsung, pihak sekolah menilai kebutuhan sarana pendidikan masih belum seluruhnya terpenuhi. Karena itu, SMAN 28 Seram Bagian Barat mengusulkan agar kembali diakomodasi dalam Program Revitalisasi Tahun Anggaran 2027 dengan kebutuhan tambahan berupa 4 Ruang Kelas Baru (RKB), 1 Ruang Laboratorium STEM, 1 Ruang Laboratorium Komputer, serta pembangunan pagar keliling sekolah.
Kebutuhan tambahan ruang kelas diusulkan untuk mengantisipasi kebutuhan pembelajaran dan perkembangan jumlah peserta didik. Sementara Laboratorium STEM dan Laboratorium Komputer diharapkan dapat menunjang pembelajaran berbasis sains, teknologi dan literasi digital.
Selain fasilitas pembelajaran, pembangunan pagar keliling juga menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah. Lingkungan sekolah yang berbatasan langsung dengan area terbuka disebut menghadapi gangguan hewan liar, seperti rusa dan babi hutan, yang kerap masuk ke lingkungan sekolah. Pagar keliling diharapkan dapat meningkatkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan peserta didik maupun tenaga pendidik selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Pusat mempercepat pemerataan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan informasi program yang disampaikan, sasaran revitalisasi diperluas dari rencana awal 11.744 sekolah menjadi 71.744 satuan pendidikan untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA/SLTA.
Informasi tersebut juga menyebutkan alokasi anggaran awal sebesar Rp14 triliun untuk 11.744 sekolah, kemudian sasaran program diperluas dengan tambahan sekitar 60.000 satuan pendidikan. Prioritas penerima diarahkan antara lain kepada sekolah dengan tingkat kerusakan fisik berat, satuan pendidikan di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), serta sekolah yang membutuhkan rekonstruksi pascabencana.
Pelaksanaan pembangunan dalam program revitalisasi menggunakan skema swakelola oleh masing-masing satuan pendidikan. Skema tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan pekerjaan, sekaligus membuka keterlibatan tenaga kerja lokal dan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat di sekitar satuan pendidikan.
Dalam laporan tersebut, Kepala Satuan Pendidikan SMAN 28 Seram Bagian Barat, Rahim Wally, S.Pd., Gr., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas perhatian dan bantuan pembangunan sarana pendidikan di wilayah Maluku Kabupaten Seram Bagian Barat Dusun Tapinalu kepala sekolah berharap dukungan program revitalisasi dapat dilanjutkan pada tahun 2027 sehingga kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di SMAN 28 Seram Bagian Barat dapat terpenuhi secara bertahap.(IM-03)







