Wawali Ambon Ely Toisutta Dorong Keluarga Aktif Cegah Stunting

- Publisher

Wednesday, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Ambon  – Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta menegaskan, upaya percepatan penurunan stunting harus dimulai dari lingkungan keluarga.

Menurutnya, pencegahan stunting tidak cukup hanya dengan mengejar penurunan angka prevalensi, tetapi harus memastikan anak tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.

Hal itu disampaikan Ely saat membuka Ceramah Kesehatan Program Kerja Persit Kartika Chandra Kirana 15 Pattimura Tahun 2026 di Aula Korem, Kota Ambon, Rabu (23/9/2026).

Ely mengatakan, pencegahan stunting perlu dilakukan sejak masa kehamilan dan dilanjutkan dengan pemenuhan kebutuhan gizi serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkelanjutan.

“Percepatan penurunan stunting harus kita maknai bukan hanya sebagai upaya untuk menurunkan angka, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan bahwa setiap anak di Kota Ambon dapat bertumbuh sehat, berkembang secara optimal, memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai masa depan yang lebih baik,” ujar Ely.

Menurutnya, kegiatan ceramah kesehatan yang dilaksanakan Persit memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan keluarga, khususnya terkait pemberian makanan kepada bayi dan anak serta pemantauan pertumbuhan melalui kurva pertumbuhan dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Ely mengingatkan agar Buku KIA tidak hanya digunakan saat anak dibawa ke Posyandu maupun fasilitas pelayanan kesehatan. Buku tersebut, kata dia, juga perlu dimanfaatkan orang tua sebagai pedoman untuk memantau perkembangan anak secara rutin di lingkungan keluarga.

“Orang tua dan kader perlu memahami bahwa pertumbuhan anak harus dipantau secara rutin sehingga apabila terdapat perubahan atau kondisi yang perlu mendapat perhatian, maka dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih awal,” katanya.

Selain pemantauan tumbuh kembang, Ely menilai pengetahuan keluarga mengenai pemenuhan gizi anak juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.

Ia menjelaskan, persoalan gizi tidak semata-mata ditentukan oleh ketersediaan pangan. Pola asuh, pengetahuan orang tua, kebiasaan makan, cara mengolah bahan pangan hingga frekuensi pemberian makanan kepada anak turut menentukan terpenuhinya kebutuhan gizi.

Karena itu, Ely mengajak keluarga untuk memanfaatkan sumber pangan yang tersedia di lingkungan sekitar. Menurutnya, makanan bergizi tidak selalu harus diperoleh dengan biaya mahal, selama pengolahannya memperhatikan keberagaman, kebersihan, keamanan, kualitas dan kecukupan gizi.

“Dengan memanfaatkan pangan yang tersedia di sekitar kita, keluarga dapat menyiapkan makanan yang beragam dan sesuai dengan kebutuhan anak, dengan tetap memperhatikan kualitas, kebersihan, keamanan, dan kecukupan gizinya,” tuturnya.

Ely juga menyoroti peran kader Posyandu, kelompok perempuan serta berbagai organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pemerintah melakukan pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Kedekatan para kader dan organisasi masyarakat dengan keluarga dinilai menjadi kekuatan penting dalam memperluas edukasi mengenai kesehatan, pola asuh dan pemenuhan gizi hingga ke tingkat masyarakat.

Untuk itu, ia mendorong agar peningkatan kapasitas kader terus dilakukan sehingga mereka mampu menyampaikan informasi kesehatan dan gizi secara tepat, sederhana, serta mudah dipahami masyarakat.

“Menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak adalah investasi bagi masa depan keluarga, Kota Ambon, Maluku, hingga Indonesia,” pungkas Ely.(IM-03)

Berita Terkait

Bodewin: Rapor Pendidikan Harus Jadi Dasar Perbaikan Mutu Pendidikan
24 SMA di Maluku Terima Program Revitalisasi 2026, Seluruhnya Masih dalam Proses Pengerjaan
Jalan Kilmury Dapat Perhatian, PB AMPERA MALUKU Apresiasi Komitmen BPJN Maluku dan Satker Wilayah II
Gubernur Maluku Ajak Masyarakat Ramaikan Pattimura Art & Culture Festival 2026
KMP Lobster Emergency Docking, Warga Pulau Kur Minta Tambah Jadwal KM. Madlahar
PENCEGAHAN KONFLIK SEJAK DINI, KAPOLDA MALUKU GELAR RAPAT FORUM KOORDINASI KEAMANAN MALUKU
PUTRA MALUKU KEMBALI KE PANGGUNG UTAMA! RUDOLF GLENN PAULUS RESMI DIPERCAYA PIMPIN KODIM 1504/AMBON”
Progres Pembangunan PLTS Terpadu Wilayah 4 Kepulauan Aru Capai 31,85 Persen, Lima Desa Segera Nikmati Listrik Tenaga Surya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 23:01 WIT

Bodewin: Rapor Pendidikan Harus Jadi Dasar Perbaikan Mutu Pendidikan

Thursday, 24 September 2026 - 17:19 WIT

24 SMA di Maluku Terima Program Revitalisasi 2026, Seluruhnya Masih dalam Proses Pengerjaan

Thursday, 24 September 2026 - 00:01 WIT

Jalan Kilmury Dapat Perhatian, PB AMPERA MALUKU Apresiasi Komitmen BPJN Maluku dan Satker Wilayah II

Wednesday, 23 September 2026 - 23:59 WIT

Gubernur Maluku Ajak Masyarakat Ramaikan Pattimura Art & Culture Festival 2026

Wednesday, 23 September 2026 - 17:31 WIT

KMP Lobster Emergency Docking, Warga Pulau Kur Minta Tambah Jadwal KM. Madlahar

Berita Terbaru