Infomalukunews.com,Tual Maluku – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon Perwakilan Tual mengumumkan penghentian sementara operasional KMP Lobster akibat kendala teknis dan harus menjalani _emergency docking_.
Pengumuman edisi 21 September 2026 tersebut disampaikan melalui kanal resmi InfoASDPAmbon.
Akibat perbaikan tersebut, layanan penyeberangan dinyatakan TIDAK BEROPERASI / TIDAK ADA LAYANAN dan tanpa kapal pengganti selama proses perbaikan.
Adapun rute yang terdampak meliputi:
Rute 1: Tual – Dobo (PP), Dobo – Lamerang (PP), Dobo – Marlasi (PP), Dobo – Serwatu (PP), Dobo – Benjina (PP).
Rute 2: Tual – Kur (PP), Kur – Kesui (PP).
“Sehubungan dengan kendala teknis pada KMP Lobster serta pelaksanaan _emergency docking_, tidak ada kapal pengganti selama proses perbaikan. Keselamatan dan kenyamanan #kawanASDP selalu menjadi prioritas utama kami,” tulis manajemen ASDP.
Warga Desak Tambahan Jadwal
Pembatalan itu memicu keluhan warga Kepulauan Kur. KMP Lobster selama ini menjadi akses vital penghubung Tual – Pulau Kur.
Masyarakat meminta Pemerintah Kota Tual dan ASDP menambah frekuensi pelayaran KM. Madlahar dari yang semula satu kali seminggu menjadi dua kali seminggu.
Tokoh Masyarakat Pulau Kur, Sair Narwawan, menilai harus ada kapal feri yang mengisi kekosongan jadwal tersebut.
“Wajib ada feri yang mengisi jadwal KMP Lobster untuk melayani Kepulauan Kur. Saat ini masyarakat setengah mati karena dampak kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan dan hasil tani mati,” ujar Sair, Senin (22/9/2026).
Menurutnya, di tengah krisis pangan dan air bersih akibat kemarau panjang, ketersediaan transportasi laut sangat krusial untuk distribusi logistik.
“Harapan kami, Pemerintah Kota Tual perlu ada perhatian serius untuk kami yang ada di pulau,” pungkasnya.(IM-RF)






