Kementrian PU Survei Infrastruktur di Buru Selatan 

- Publisher

Thursday, 6 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Namrole -6/8/26, Tim Penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Prioritas Swasembada Pangan Kementrian Pekerjaan Umum (PU) untuk kawasan Buru dan Buru Selatan mengunjungi Kabupaten Buru Selatan, belum lama ini. 

Kunjungan tersebut dilakukan tim Kementerian PU untuk melihat langsung sejumlah infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan, guna mendukung program hilirisasi ubi kayu di Kabupaten bertajuk, Lolik Lalen Feda Fena itu. Dalam kunjungan itu, tim Kementerian juga didampingi langsung perwakilan Dinas PU setempat dan dinasn lainnya yang berkaitan dengan swasembada pangan.

Kecamatan Waesama merupakan wilayah yang ditinjau langsung oleh tim Kementerian PU, sebab wilayah ini terdapat sejumlah sungai besar dan kecil yang belum di bangun jalan dan jembatan. Saat musim penghujan masyarakat yang ada di wilayah kecamatan tersebut tidak bisa melalui jalur darat . Mereka harus menggunakan jalur laut bila ingin ke pusat Kota Namrole, maupun sebaliknya. 

Plt Kepala Dinas PUPR Bursel, Samsul Bahri Sampulawa membenarkan, bahwa benar ada kunjungan tim Kementerian PU untuk melihat langsung sejumlah infrastruktur di Kabupaten Bursel. Fokus utama kunjungan tersebut, yakni Kecamatan Waesama Kabupaten Bursel.

“Iya, benar pekan kemarin ada tim dari Kementerian PU yang datang ke Bursel dan titik kunjungan, yakni di Kecamatan Waesama Buru Selatan,” akui Sampulawa saat dikonfirmasi media ini.

Dikatakan, Sampulawa, kunjungan tahap pertama ini, tim Kementerian PU meninjau Kecamatan Waesama yang dimulai dari Wamsisi hingga ke desa Waetawa. Sebab di kecamatan ini, baik jalan maupun jembatan banyak yang belum dibangun.

“Olehnya itu saya dengan tim dari Kementerian langsung turun untuk melihat langsung jalan dan jembatan di wilayah tersebut . Kita juga pantau masalah pertanian maupun perikanan,” jelas mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bursel itu.

Dijelaskan Sampulawa, bidang perikanan terutama kampung nelayan, tim berkunjung di desa Waetawa, sementara bidang pertanian tim turun di sejumlah desa yakni Wamsisi, Waelikut, Simi, Lena dan Waesili. “Kunjungan tersebut tim sudah langsung melihat kondisi dilapangan baik dari sisi infrastruktur, maupun potensi perikanan dan pertanian di Kabupaten Buru Selatan. Mereka sangat teropsesi dengan kondisi real dilapangan,” jelasnya.

Masih lanjut Sampulawa, dalam kunjungan ini, tim Kementerian PU juga telah mendapatkan data dari sejumlah dinas terkait, perihal kawasan swasembada pangan dan nantinya, tim ini akan kembali melakukan kunjungan atau survei kedua kalinya di Kabupaten Bursel. “Tim akan kembali melakukan survei kedua kalinya yang rencananya berlangsung akhir, September 2026 mendatang,” tuturnya.

Dari kunjungan tersebut Sampulawa berharap, adalah adanya konektivitas antara desa dan desa, serta desa dan kecamatan maupun desa dan kabupaten. Sehingga Pemerintah Pusat melalui Kementrian PU dapat melihat Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, terkait dengan konektivitas terutama jalan dan jembatan. (IM-RB)

Berita Terkait

Komisi II Soroti Ketimpangan Kuota Solar Subsidi di SPBU Ambon, Antrean Diminta Segera Diurai
Tutup Masa Sidang III, DPRD Maluku Masuki Masa Persidangan 2026–2027
Ary Sahertian Desak Pemerintah Perjelas Status Wilayah Adat Negeri Nusaniwe
Wagub Abdullah Vanath Apresiasi Perjuangan Kafilah Maluku di MTQ Nasional
DLHP Ambon Tegas: Mie Gacoan Disetop Sampai IPAL Sesuai Ketentuan
FPK Jadi Garda Persatuan, Pemkot Ambon Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan di Tengah Keberagaman
Kasat Reskrim Baru Ditantang Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah PSDKU Aru Rp82 Miliar
Bodewin Gaspol Benahi Sampah Ambon: 8 Truk Baru, TPS dan TPA Dibongkar Tata Kelolanya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:13 WIT

Komisi II Soroti Ketimpangan Kuota Solar Subsidi di SPBU Ambon, Antrean Diminta Segera Diurai

Sunday, 20 September 2026 - 19:08 WIT

Tutup Masa Sidang III, DPRD Maluku Masuki Masa Persidangan 2026–2027

Sunday, 20 September 2026 - 19:03 WIT

Ary Sahertian Desak Pemerintah Perjelas Status Wilayah Adat Negeri Nusaniwe

Sunday, 20 September 2026 - 14:30 WIT

Wagub Abdullah Vanath Apresiasi Perjuangan Kafilah Maluku di MTQ Nasional

Sunday, 20 September 2026 - 14:25 WIT

DLHP Ambon Tegas: Mie Gacoan Disetop Sampai IPAL Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru