Infomalukunews,com. Ambon-Komitmen membangun masa depan sepak bola Maluku kembali diperlihatkan melalui pembukaan Liga Kampung U-17 Soekarno Cup 2026 yang berlangsung di Lapangan Lease, Halong, Ambon, Jumat sore. Turnamen tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dan menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus penjaringan pemain muda berbakat di daerah ini.
Dalam sambutannya, Bodewin menekankan bahwa olahraga memiliki posisi penting dalam membentuk karakter generasi muda serta memperkuat persatuan masyarakat. Ia menilai semangat yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, masih relevan hingga saat ini, di mana olahraga tidak hanya dipandang sebagai kegiatan kompetitif, tetapi juga media pembentukan mental dan kebersamaan.
Menurutnya, sepak bola mampu menjadi ruang yang menyatukan berbagai kalangan sekaligus membuka peluang bagi anak-anak muda untuk berkembang dan menunjukkan potensi terbaik mereka.
“Melalui kompetisi seperti ini, anak-anak muda diberi kesempatan untuk bertumbuh, mengasah kemampuan, dan belajar tentang semangat kebersamaan serta sportivitas,” ujar Bodewin.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Ambon terus mendorong lahirnya berbagai ajang olahraga sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah kegiatan olahraga telah dilaksanakan, mulai dari kejuaraan renang pelajar hingga turnamen futsal dan sepak bola kelompok usia muda.
Tak hanya itu, sepanjang tahun 2026 Pemkot Ambon juga telah menyiapkan sejumlah agenda kompetisi sepak bola untuk kategori usia 13, 15, dan 17 tahun, termasuk turnamen terbuka memperebutkan Piala Wali Kota Ambon.
Langkah tersebut, kata dia, merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi muda berprestasi yang mampu bersaing di masa mendatang menuju visi Indonesia Emas 2045.
Bodewin berharap Soekarno Cup dapat menjadi titik awal lahirnya pesepak bola potensial asal Ambon dan Maluku yang nantinya mampu tampil di level nasional bahkan membawa nama daerah ke panggung yang lebih tinggi.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar menjaga nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung. Profesionalisme pemain, wasit, maupun official dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan turnamen yang berkualitas dan berintegritas.
Di sisi lain, perwakilan Asprov PSSI Ambon, Jhon Rahantoknam, menyebut kompetisi usia muda memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi sepak bola daerah. Menurutnya, Soekarno Cup akan menjadi ruang seleksi bagi pemain-pemain terbaik yang nantinya diproyeksikan memperkuat Maluku dan Maluku Utara pada ajang tingkat provinsi maupun nasional.
Ia optimistis, dari kompetisi antar kampung tersebut akan lahir talenta-talenta muda yang memiliki kemampuan bersaing dan mampu mengangkat prestasi sepak bola Maluku di masa depan.(IM-VLL)







