KRI Balongan-908 dan KRI Dorang-874, Sandar di Dobo Lakukan Operasi Trisila 26.

- Publisher

Thursday, 5 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dobo — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Trisila 26 yang digelar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di wilayah Laut Timur.

Kehadiran dua kapal perang, KRI Balongan-908 dan KRI Dorang-874, yang sandar di Dermaga Pelabuhan Yos Sudarso Dobo pada Rabu, (04/3/2026), menjadi penanda dimulainya operasi strategis tersebut di Kepulauan Aru.

Operasi Trisila merupakan operasi rutin yang dilaksanakan Komando Armada Republik Indonesia dalam rangka menjaga stabilitas keamanan laut, melindungi kepentingan nasional, serta membina dan memperkuat potensi maritim di wilayah operasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sandarnya KRI Balongan-908 dan KRI Dorang-874 di Pelabuhan Yosudarso Dobo.

Kedatangan kedua kapal perang tersebut disambut oleh Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel, Komandan Lanal Aru Letkol Laut (P) Sriadi, unsur Forkopimda, Sekda Aru, Ketua TP PKK, dan Unsur Pimpinan lainnya.

Kedatangan KRI tersebut untuk kegiatan Satgas Ops Trisila-26, yang dipimpin Wadan Satgas, Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko, dan Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada III Sorong (Danguspurla) Kolonel Laut (P) Muhammad Riza.

Wadan Satgas, Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko dan rombongan disambut secara adat dan tarian Cendrawasih yang dibawakan oleh anak – anak.

Wadan Satgas Operasi Trisila-26, Kolonel Laut (P) Son Haji kepada Wartawan  menjelaskan bahwa Operasi Trisila merupakan operasi mandiri TNI Angkatan Laut yang direncanakan berlangsung selama 130 hari.

“Operasi ini dibagi dalam tiga tahap. Saat ini kita menjalankan Tahap I di bawah kendali Armada III Sorong. Selain membawa unsur KRI, kami juga didukung pesawat udara dan pasukan Marinir,” jelas Kolonel Son Haji.

Wakil Komandan Satgas Operasi Trisila 26, Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko,  menjelaskan bahwa Operasi Trisila terbagi dalam tiga wilayah armada, yakni Koarmada I, Koarmada II, dan Koarmada III.

Untuk wilayah Koarmada III, tahap pertama operasi dimulai dari Sorong, kemudian bergerak ke Pulau Bras, Temate, Tidore, Ambon, Saumlaki, Tual, selanjutnya menuju Dobo/Aru, Timika, Fakfak, dan Kaimana sebelum kembali ke Sorong.

“Selain melaksanakan patroli dan pengamanan perairan, operasi ini juga diisi dengan latihan profesional prajurit, meliputi latihan tempur laut, peperangan antipesawat udara, hingga latihan pendaratan pasukan marinir yang didukung unsur kapal perang dan pesawat udara,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tugas utama satgas adalah menjaga kedaulatan NKRI serta menegakkan hukum di perairan Indonesia. Namun, aspek pembinaan masyarakat juga menjadi prioritas.

“Kami juga melaksanakan pembinaan potensi maritim melalui kegiatan sosial, penyuluhan bela negara bagi para siswa, hingga informasi mengenai pendaftaran prajurit bagi putra-putri daerah yang ingin mengabdi lewat TNI AL,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Lanal Aru Letkol Laut (P) Sriadi menegaskan kesiapannya mendukung penuh operasi ini. Sebagai pangkalan pendukung, Lanal Aru telah menyiapkan berbagai agenda kemanusiaan bersama Satgas Trisila.

“Masyarakat Kepulauan Aru sangat antusias. Kami telah menjadwalkan kegiatan bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan bagi siswa SMA, hingga karya bakti renovasi masjid,” ujar Danlanal.

Menurutnya, salah satu daya tarik utama adalah program Open Ship, di mana masyarakat diberikan kesempatan langka untuk naik ke atas kapal perang dan melihat langsung alutsista kebanggaan Indonesia.

“Kami menghimbau seluruh warga Dobo untuk hadir mengikuti Open Ship yang dibuka dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIT. Kapal ini adalah milik rakyat Indonesia, silakan berkunjung selama dua hari ini (Rabu dan Kamis),” tegas Letkol Sriadi.

Ia berharap, kehadiran Satgas Ops Trisila-26 di Dobo tidak hanya memperkuat stabilitas keamanan di wilayah perairan perbatasan, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara TNI AL dengan masyarakat di Kepulauan Aru.

Pantauan media ini antusias masyarakat mulai dari Pelajaran SD,SMP dan SMA datang mengunjungi kapal perang tersebut juga tidak ketinggalan para guru dan masyarakat umum yang ada di kota Dobo. (IM /DW)

Berita Terkait

Soekarno Cup U-17 Wadah Anak Muda Asah Prestasi dan Sportivitas Resmi Bergulir di Ambon
Dandim 1503/Tual dan Forkopimda Sukseskan Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
SMPN 24 Ambon Gelar Pendukung Cup Season 3, Ajang Cetak Bibit Pesepak Bola Muda Berprestasi
Pemkot Gelar Pattimura Fest, Sekaligus Canangkan HUT ke-451 Kota Ambon
Buka Jambore Cabang 2026, Wali Kota Ambon: Pramuka Adalah Ujung Tombak Menuju Indonesia Emas 2045
Bodewin: Soekarno Cup U-17 Wadah Anak Muda Asah Prestasi dan Sportivitas
Juara III Kompetisi World Of Dance 2026, Jargaria Allstar Sampaikan Terimakasih Kepada Pemkab dan Polres Aru.
Timotius Kaidel Hadiri Aksi Hijau Berkelanjutan AMGPM Cabang Siloam di Taman Kota Dobo
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 17 May 2026 - 16:40 WIT

Soekarno Cup U-17 Wadah Anak Muda Asah Prestasi dan Sportivitas Resmi Bergulir di Ambon

Sunday, 17 May 2026 - 00:59 WIT

Dandim 1503/Tual dan Forkopimda Sukseskan Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih

Sunday, 17 May 2026 - 00:44 WIT

SMPN 24 Ambon Gelar Pendukung Cup Season 3, Ajang Cetak Bibit Pesepak Bola Muda Berprestasi

Sunday, 17 May 2026 - 00:41 WIT

Pemkot Gelar Pattimura Fest, Sekaligus Canangkan HUT ke-451 Kota Ambon

Sunday, 17 May 2026 - 00:39 WIT

Buka Jambore Cabang 2026, Wali Kota Ambon: Pramuka Adalah Ujung Tombak Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru