Gagal Raih Poin Penuh Lawan Persebi Boyolali, Peluang Maluku FC Lolos ke 16 Besar Tipis

- Publisher

Sunday, 20 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-Ambon;- Maluku FC akhirnya harus mengakui keunggulan Persebi Boyolali, wakil dari Jawa Tengah di Stadion Brawijaya Kediri siang tadi (20/2).

Melakoni laga penentu atau krusial, tim Pattimura Muda ini kalah 3:2. Hasil ini tentu saja makin menipiskan peluang untuk lolos ke babak 16 besar perhelatan Liga 3 Nasional.

Kepada media lewat aplikasi WhastAap, Presiden Maluku Football Club (MFC) Ikhsan Tualeka mengatakan bahwa laga tadi paling krusial, kita wajib mengambil 3 angka untuk terus melaju dalam kompetisi ini.

“Tadi anak-anak sudah bermain dan tampil maksimal. Kita sebenarnya punya banyak peluang, tapi itulah hasil akhirnya”, jelas ikhsan.

Direktur Beta Sport ini mengatakan, hasil ini tentu saja mengecewakan, tapi Ikhsan menilai, kejadian kemarin saat menghadapi tuan rumah Persedikab Kediri yang berakhir ricuh turut mempengaruhi fokus dan konsentrasi para pemain.

“Mereka luar biasa. Terlepas dari kekurangan dan mentalitas adik-adik kita yang harus diakui perlu ada pembenahan. Mereka telah berusaha yang terbaik. Ini tentu akan menjadi pelajaran penting baik bagi tim, maupun pemain”, tegas Ikhsan.

Kita faktanya baru bisa sampai di titik ini. Tapi kalau mau dilihat dengan jernih, ini sejatinya juga adalah produk dari ekosistem sepakbola kita yang masih harus diperbaiki.

Selain penyelenggara kompetisi di berbagai tingkatan perlu benahi level profesionalitasnya, untuk Maluku sendiri masih banyak yang harus dievaluasi bila mau sepakbolanya lebih maju dan kompetitif.

“Tak ada anggaran yang memadai, terutama untuk banyak SSB yang tersebar sebagai basis usia dini, Maluku juga masih sedikit pelatih berlisensi. Belum lagi ditambah fasilitas yang kurang, minimnya kompetisi lokal dan pengalaman bertanding. Pertanda bahwa ekosistem sepakbola kita belum semaju di Pulau Jawa”, urai Ikhsan.

Dirinya berharap pencapaian Maluku FC sejauh ini, dapat menjadi bahan evaluasi bagi semua stakeholder di Maluku. Kedepan berbagai pihak harus bisa urun-rembuk, lepaskan ego agar sepakbola Maluku dapat berjaya.

“Membangun kultur dan atmosfer sepakbola yang baik di satu daerah bukan sesuatu yang instan, apalagi sepakbola adalah industri yang butuh sentuhan dan keberpihakan dari berbagai elemen, pemerintah, swasta dan insan sepakbola itu sendiri”, tutup Ikhsan.(IM03)

Berita Terkait

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Berita Terbaru

Daerah

Pemkot Ambon Ikuti Penilaian HAM Nasional oleh Komnas HAM RI

Tuesday, 19 May 2026 - 19:20 WIT

Daerah

Ketika Negara Menafsirkan Darurat Tanpa Batas

Monday, 18 May 2026 - 21:44 WIT